Spirulina, istilah yang sedang hits pada masa ini. Mikroalga hijau kebiruan ini sudah tidak asing untuk dikonsumsi oleh masyarakat sebagai superfood alami. Bagaimana tidak, potensi nutrisinya yang tinggi, terutama kandungan protein, lemak, karbohidrat, antioksidan, dan vitaminnya sudah dieskplorasi oleh para peneliti selama beberapa tahun terakhir. Selain bermanfaat untuk dikonsumsi, Spirulina juga memiliki potensi untuk diaplikasikan dalam dunia skincare.
Perawatan kulit (skincare) alami semakin digemari oleh masyarakat karena bersifat ramah lingkungan, serta cenderung meminimalisir efek samping. Spirulina termasuk bahan alami yang banyak diteliti dalam bidang kosmetik karena kandungan nutrisinya yang kaya. Spirulina menunjukkan potensi besar sebagai bahan aktif dalam formulasi produk skincare. Mari kita kupas satu per satu kandungan bioaktif spirulina dan manfaatnya untuk kesehatan kulit.
Fikosianin pada Spirulina
Spirulina mengandung pigmen fikosianin, yakni pigmen biru yang memiliki sifat antioksidan yang kuat. Antioksidan dalam fikosianin dapat menangkal radikal bebas yang merupakan salah satu penyebab utama penuaan kulit. Oleh sebab itu, spirulina dapat digunakan untuk detoksifikasi kulit dengan menyerap dan mengikat logam berat dan toksin yang menumpuk di kulit akibat polusi.
Berkurangnya radikal bebas dapat mengurangi stres oksidatif pada kulit, melindungi kolagen dan elastin alami kulit (menjaga kelembapan kulit), serta mengurangi kerutan pada garis halus yang memberikan efek anti-aging (anti penuaan). Efek anti penuaan ini juga ditunjang dengan efek regenerasi sel dan proteksi barrier kulit dari asam amino esensial spirulina.
Spirulina untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat
Spirulina juga memiliki efek antiinflamasi bagi kulit. Kandungan fikosianin, polisakarida, dan asam lemak (Gamma linolenic acid) pada spirulina dapat membantu meredakan peradangan (inflamasi) pada kulit dan menenangkan iritasi kulit. Selain itu, spirulina juga mengandung senyawa aktif yang bersifat antibakteri terhadap penyebab jerawat, seperti Propionibacterium acnes. Oleh karena itu, skincare yang mengandung spirulina dapat digunakan untuk berbagai macam jenis kulit, termasuk kulit sensitif dan kulit yang mengalami peradangan akibat jerawat ataupun eczema.
Kandungan vitamin (A, B, E) dalam spirulina berfungsi untuk meningkatkan kelembapan dan elastisitas kulit, sedangkan kandungan mineral (zinc, magnesium, selenium) penting untuk perbaikan jaringan dan perlindungan terhadap kerusakan kulit. Kombinasi vitamin dan mineral tersebut dapat membantu regenerasi sel kulit, sehingga dapat mencerahkan dan meratakan warna kulit dan menyamarkan noda bekas jerawat.
Inovasi Masker Spirulina
Dalam dunia kosmetik, spirulina dapat diaplikasikan dalam berbagai wujud produk kecantikan, yakni masker wajah (serbuk ataupun gel), serum anti-aging, krim antiinflamasi, sabun alami, toner, maupun essence herbal. PT. ALBITEC telah membuat inovasi masker kecantikan berbasis spirulina bernama “Spiruglow”. Masker tersebut dapat digunakan untuk segala jenis kulit wajah dengan mencampurkan 1 sendok the bubuk masker dengan cairan seperti madu, yogurt, ataupun air mawar hingga berbentuk pasta, lalu diratakan dan didiamkan pada wajah selama 15-20 menit, kemudian dibilas.
Referensi:
Belay, A. (2002). The Potential Application of Spirulina (Arthrospira) as a Nutritional and Therapeutic Supplement in Health Management. Journal of the American Nutraceutical Association, 5(2), 27–48.
Karkos, P. D., Leong, S. C., Karkos, C. D., Sivaji, N., & Assimakopoulos, D. A. (2011). Spirulina in Clinical Practice: Evidence-Based Human Applications. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 531053.
Ratha, S. K., & Prasanna, R. (2012). Bioprospecting Microalgae as a Source of Natural Pigments. Indian Journal of Experimental Biology, 50(9), 638–647.
Tentang PT Alga Bioteknologi Indonesia (ALBITEC)
PT Alga Bioteknologi Indonesia (Albitec) adalah perusahaan bioteknologi berbasis di Semarang. Berfokus pada penelitian, budidaya, dan produksi spirulina air tawar berkualitas tinggi. Produk Albitec juga telah digunakan secara luas untuk menunjang gaya hidup sehat, kecantikan alami, serta penguatan gizi masyarakat.
Proses produksi dilakukan dengan prinsip ramah lingkungan dan telah memenuhi standar nasional maupun internasional. Selain itu, Albitec juga aktif dalam kegiatan edukatif seperti Visit Farm dan Spirulina Short Design Course (SSDC). Hal ini sebagai upaya untuk membangun ekosistem mikroalga yang inklusif dan berkelanjutan.
Penulis: Priska Claudia Soen
Editor: Esperita