Semarang — PT Alga Bioteknologi Indonesia (Albitec) kembali menggelar program Spirulina Short Design Course (SSDC) Batch 3 pada 28 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh tujuh peserta yang ingin memahami lebih dalam tentang budidaya hingga produksi spirulina. Program ini dirancang sebagai kelas intensif berbasis praktik yang bisa dilakukan di rumah.
Pembelajaran Budidaya Spirulina Secara Komprehensif
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi terkait budidaya spirulina secara menyeluruh. Penjelasan mencakup tahap kultivasi, pemeliharaan kolam, hingga pengelolaan media tumbuh. Peserta juga melihat langsung sistem budidaya di greenhouse Albitec. Pendekatan ini memberikan pemahaman yang lebih nyata dan aplikatif.
Proses Produksi dan Pengolahan Spirulina
Selain budidaya, peserta juga mempelajari proses panen dan produksi spirulina. Biomassa spirulina diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah. Tim Albitec menjelaskan alur produksi dari awal hingga produk siap digunakan. Hal ini membantu peserta memahami rantai produksi secara utuh.
Pengenalan Energi Terbarukan di Albitec
Peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan energi terbarukan di fasilitas Albitec. Greenhouse Albitec memanfaatkan teknologi ramah lingkungan untuk mendukung operasional. Pendekatan ini menjadi bagian dari komitmen Albitec terhadap keberlanjutan. Peserta dapat melihat langsung penerapannya di lapangan.
Tentang PT Alga Bioteknologi Indonesia (ALBITEC)
PT Alga Bioteknologi Indonesia (Albitec) adalah perusahaan bioteknologi berbasis di Semarang. Berfokus pada penelitian, budidaya, dan produksi spirulina air tawar berkualitas tinggi. Produk Albitec juga telah digunakan secara luas untuk menunjang gaya hidup sehat, kecantikan alami, serta penguatan gizi masyarakat.
Proses produksi dilakukan dengan prinsip ramah lingkungan dan telah memenuhi standar nasional maupun internasional. Selain itu, Albitec juga aktif dalam kegiatan edukatif seperti Visit Farm dan Spirulina Short Design Course (SSDC). Hal ini sebagai upaya untuk membangun ekosistem mikroalga yang inklusif dan berkelanjutan.
Penulis dan Editor: Fariza Zora