Indonesia sedang menghadapi situasi serius terkait masalah gizi anak. Data menunjukkan bahwa prevalensi kasus kekurangan gizi di berbagai wilayah Indonesia masih tergolong tinggi. Hal ini menjadi tantangan besar dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian menemukan Spirulina dapat dimanfaatkan menjadi superfood sebagai bentuk preventif menangani stunting.
Spirulina dikenal sebagai “superfood” dan semakin banyak mendapatkan perhatian (Han et al., 2021; Singh et al., 2020). Selama bertahun-tahun, Spirulina telah digunakan dalam industri farmasi dan makanan (Han et al., 2021). Selama beberapa tahun terakhir, banyak penelitian telah dilakukan terkait suplementasi Spirulina terhadap kesehatan manusia. Hal ini menunjukkan bahwa Spirulina, baik dalam bentuk BTM maupun produk turunannya, mampu berfungsi metabolisme (Yu et al., 2016). Kandungan gizi Spirulina mencakup protein (50–70%), karbohidrat (15–25%), lipid (6–13%), mineral (2,2–4,8%) (AlFadhly et al., 2022).
Spirulina, yang sering dijuluki sebagai superfood, dikenal karena kandungan nutrisinya yang luar biasa (AlFadhly et al., 2022; Jung et al., 2019; Khan et al., 2005; Matufi & Choopani, 2020). Komposisi nutrisinya telah banyak diteliti dan didokumentasikan oleh berbagai peneliti. Komposisi Spirulina meliputi metabolit primer dan metabolit sekunder (Alshuniaber et al., 2021). Metabolit primer berperan sebagai senyawa esensial yang terlibat dalam fungsi seluler dasar yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan (Erb & Kliebenstein, 2020; Fernie & Pichersky, 2015; Böttger et al., 2018). Kemudian, metabolit sekunder yang bukan senyawa esensial dikhususkan sebagai perlindungan metabolisme, peningkatan respon, dan antibiotic. (Alshuniaber et al., 2021; Erb & Kliebenstein, 2020). Spirulina bisa diintegrasikan sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang mudah diterima masyarakat karena fleksibel diolah menjadi berbagai bentuk, seperti tablet, bubuk, atau campuran makanan. Konsumsi Spirulina secara rutin, khususnya pada anak-anak usia 7-12 tahun, berpotensi meningkatkan status gizi dan mampu menurunkan angka stunting di Indonesia.
Tentang PT Alga Bioteknologi Indonesia (ALBITEC)
PT Alga Bioteknologi Indonesia (Albitec) adalah perusahaan bioteknologi berbasis di Semarang. Berfokus pada penelitian, budidaya, dan produksi spirulina air tawar berkualitas tinggi. Produk Albitec juga telah digunakan secara luas untuk menunjang gaya hidup sehat, kecantikan alami, serta penguatan gizi masyarakat.
Proses produksi dilakukan dengan prinsip ramah lingkungan dan telah memenuhi standar nasional maupun internasional. Selain itu, Albitec juga aktif dalam kegiatan edukatif seperti Visit Farm dan Spirulina Short Design Course (SSDC). Hal ini sebagai upaya untuk membangun ekosistem mikroalga yang inklusif dan berkelanjutan.
Penulis: Ikhlasul Amal
Editor: Fariza Zora